<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>vagrant Archives - Mr Agus</title>
	<atom:link href="https://mragus.com/tag/vagrant/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mragus.com/tag/vagrant/</link>
	<description>Read, Learn and Share Ilmu yang Bermanfaat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2020 13:38:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.2</generator>

<image>
	<url>https://mragus.com/wp-content/uploads/2017/07/Fav-icon-untuk-mragus.com_-150x150.png</url>
	<title>vagrant Archives - Mr Agus</title>
	<link>https://mragus.com/tag/vagrant/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Menginstall Portainer di Ubuntu</title>
		<link>https://mragus.com/cara-menginstall-portainer-di-ubuntu/</link>
					<comments>https://mragus.com/cara-menginstall-portainer-di-ubuntu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agus Wiji Suhariono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 13:30:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[container]]></category>
		<category><![CDATA[docker]]></category>
		<category><![CDATA[opensource]]></category>
		<category><![CDATA[portainer]]></category>
		<category><![CDATA[portainer.io]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[vagrant]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mragus.com/?p=3632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr wb, halo teman-teman yang budiman, pada kesempatan kali ini saya akan membuat tulisan dengan judul Cara Menginstall Portainer di Ubuntu. Pada Tulisan saya sebelum nya, kita telah belajar bagaimana tentang cara menginstall docker (bisa dilihat disini). Dengan&#46;&#46;&#46;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mragus.com/cara-menginstall-portainer-di-ubuntu/">Cara Menginstall Portainer di Ubuntu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mragus.com">Mr Agus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Assalamualaikum wr wb, halo teman-teman yang budiman, pada kesempatan kali ini saya akan membuat tulisan dengan judul Cara Menginstall Portainer di Ubuntu. Pada Tulisan saya sebelum nya, kita telah belajar bagaimana tentang cara menginstall docker (<a href="https://mragus.com/cara-menginstall-docker-di-ubuntu/">bisa dilihat disini</a>). Dengan docker, developer akan dipermudah karena lingkungan development di virtualisasi sehingga tidak tercemar satu sama lain.</p>



<p>Bagi yang belum tahu, manajemen docker semua dilakukan melalui terminal. Untuk membuat container, membuat volume, manajemen images, manajemen network dll, semua dilakukan melalui terminal. Untuk orang yang belum terbiasa mungkin akan sedikit merepotkan. Oleh karena itu untuk mempermudah manajemen docker melalui GUI, maka hadirlah <a href="https://www.portainer.io/">portainer</a>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Menginstall Portainer di Ubuntu</h2>



<p>Karena saya menggunakan OS windows, docker dan portainer akan saya jalankan melalui vagrant. Untuk langkah-langkah instalasinya sangat mudah, berikut adalah tahapan nya. Langkah pertama, pada terminal masukkan perintah seperti berikut.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">docker run -d -p 9000:9000 -v /var/run/docker.sock:/var/run/docker.sock portainer/portainer</pre>



<p>Portainer akan berjalan pada port 9000.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/1-1.png" alt="Cara Menginstall Portainer di Ubuntu" class="wp-image-3636" width="508" height="295"/><figcaption>Cara Menginstall Portainer di Ubuntu</figcaption></figure></div>



<p>Selanjutnya tunggu proses instalasi hingga selesai, karena system akan mendownload image.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/2-1.png" alt="Proses Download Image Docker" class="wp-image-3637" width="537" height="308"/><figcaption>Proses Download Image Docker</figcaption></figure></div>



<p>Untuk melihat apakah container portainer sudah berjalan atau tidak, kita bisa menggunakan perintah di bawah ini.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">sudo docker ps -a</pre>



<p>Untuk container yang bejalan, pada kolom status  adalah UP.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/5-2.png" alt="Mengecek Status Container yang berjalan" class="wp-image-3643" width="522" height="247"/><figcaption>Mengecek Status Container yang berjalan</figcaption></figure></div>



<p>Bisa dilihat bahwa portainer sudah berjalan dengan baik di docker, selanjut nya saya menambahkan konfigurasi di vagrant, supaya portainer bisa diakses melalui windows. Port yang digunakan adalah 9000.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">config.vm.network "forwarded_port", guest: 9000, host: 9000, host_ip: "127.0.0.1"</pre>



<p>Kira-kira tampilan nya adalah seperti berikut dibawah.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/10.png" alt="Konfigurasi Vagrant untuk Portainer" class="wp-image-3645" width="594" height="145"/><figcaption>Konfigurasi Vagrant untuk Portainer</figcaption></figure></div>



<p>Kemudian reload vagrant untuk menyesuaikan konfigurasi yang telah dibuat. Akses portainer dengan alamat berikut.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">localhost:9000</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/5-1.png" alt="Tampilan portainer ketika pertama kali diakses" class="wp-image-3646" width="491" height="264"/><figcaption>Tampilan portainer ketika pertama kali diakses</figcaption></figure></div>



<p>Tampilan diatas adalah ketika portainer pertama kali di akses, kita akan diminta untuk memasukkan username dan password admin. Isi data sesuai dengan form yang telah disediakan, kemudian klik create user.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/7.png" alt="Tampilan Portainer" class="wp-image-3647" width="542" height="258"/><figcaption>Tampilan Portainer</figcaption></figure></div>



<p>Pilih menu yang paling kiri &#8220;local&#8221; untuk melakukan management docker di local environment. Dibawah ini merupakan tampilan home portainer.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" loading="lazy" width="1920" height="975" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/9.png" alt="Tampilan Home Portainer" class="wp-image-3649"/><figcaption>Tampilan Home Portainer</figcaption></figure>



<p>Sekian tulian saya mengenai Cara Menginstall Portainer di Ubuntu, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Saran dan masukan nya saya tunggu. Jika ada pertanyaan, tuliskan di kolom komentar di bawah. Terimakasih.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mragus.com/cara-menginstall-portainer-di-ubuntu/">Cara Menginstall Portainer di Ubuntu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mragus.com">Mr Agus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mragus.com/cara-menginstall-portainer-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menginstall Docker di Ubuntu</title>
		<link>https://mragus.com/cara-menginstall-docker-di-ubuntu/</link>
					<comments>https://mragus.com/cara-menginstall-docker-di-ubuntu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agus Wiji Suhariono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 11:39:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[container]]></category>
		<category><![CDATA[docker]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[vagrant]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mragus.com/?p=3609</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr wb, pada tulisan kali ini saya akan mengangkat tema mengenai cara menginstall docker di ubuntu versi 16.04. Bagi yang belum tahu, mari saya jelaskan, docker merupakan sebuah perangkat lunak atau aplikasi open source yang diikiat dalam sebuah&#46;&#46;&#46;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mragus.com/cara-menginstall-docker-di-ubuntu/">Cara Menginstall Docker di Ubuntu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mragus.com">Mr Agus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Assalamualaikum wr wb, pada tulisan kali ini saya akan mengangkat tema mengenai cara menginstall docker di ubuntu versi 16.04. Bagi yang belum tahu, mari saya jelaskan, docker merupakan sebuah perangkat lunak atau aplikasi open source yang diikiat dalam sebuah library tertentu yang dinamakan container dan cara kerjanya mirip seperti virtualisasi.</p>



<p>Virtualisasi disini bukan hanya terhadap sistem operasi, melainkan bisa terhadap webserver dan database server. Sehingga akan memudahkan developer dalam mengembangkan sebuah produk, karena environment atau lingkungan pengembangan aplikasi bisa dipisahkan satu sama lain. Contoh kasus adalah kita membuat container dengan environment php versi 7.1 atau 5.6, untuk database kita bisa membuat container untuk postgre Sql atau MySql.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Menginstall Docker di Ubuntu</h2>



<p>Tanpa panjang lebar, berikut adalah cara-cara untuk menginstall docker di ubuntu. Pada contoh kali ini saya menginstall docker di vagrant dengan box ubuntu server 16.04. Langkah pertama adalah menambahkan GPG key dari situs resmi docker.</p>



<pre class="wp-block-preformatted"> curl -fsSL https://download.docker.com/linux/ubuntu/gpg | sudo apt-key add -</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/1.png" alt="Cara Menginstall Docker di Ubuntu" class="wp-image-3616" width="501" height="290"/><figcaption>Cara Menginstall Docker di Ubuntu</figcaption></figure></div>



<p>Langkah selanjutnya adalah menambahkan library di APT</p>



<pre class="wp-block-preformatted">sudo add-apt-repository "deb [arch=amd64] https://download.docker.com/linux/ubuntu $(lsb_release -cs) stable"</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/2.png" alt="Menambahkan library docker di APT" class="wp-image-3617" width="498" height="289"/><figcaption>Menambahkan library docker di APT</figcaption></figure></div>



<p>Kemudian update repository ubuntu nya.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">sudo apt-get update</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/3.png" alt="Update Ubuntu Repository" class="wp-image-3620" width="472" height="274"/><figcaption>Update Ubuntu Repository</figcaption></figure></div>



<p>Langkah selanjut nya adalah memastikan menginstall docker melalui docker repo.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">apt-cache policy docker-ce</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/4.png" alt="Menginstall Docker melalui repo docker" class="wp-image-3621" width="479" height="277"/><figcaption>Menginstall Docker melalui repo docker</figcaption></figure></div>



<p>Selanjut nya install docker dengan perintah berikut ini.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">sudo apt-get install -y docker-ce</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/5.png" alt="Menginstall Docker" class="wp-image-3624" width="497" height="290"/><figcaption>Menginstall Docker</figcaption></figure></div>



<p>Setelah docker berhasil diinstall, kita bisa mengecek apakah service docker sudah berjalan dengan perintah/ command di bawah ini.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">sudo systemctl status docker</pre>



<p>Jika service docker berjalan, maka akan menghasilkan output seperti dibawah ini.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">docker.service - Docker Application Container Engine
Loaded: loaded (/lib/systemd/system/docker.service; enabled; vendor preset: enabled)
Active: active (running) since Wed 2020-04-08 10:12:14 UTC; 33s ago
Docs: https://docs.docker.com
Main PID: 4264 (dockerd)
CGroup: /system.slice/docker.service
└─4264 /usr/bin/dockerd -H fd:// --containerd=/run/containerd/containerd.sock
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.589243101Z" level=warning msg="Your kernel does not support swap memory limit"
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.589337009Z" level=warning msg="Your kernel does not support cgroup rt period"
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.589365811Z" level=warning msg="Your kernel does not support cgroup rt runtime"
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.589804228Z" level=info msg="Loading containers: start."
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.857646892Z" level=info msg="Default bridge (docker0) is assigned with an IP address 172.17.0.0/16. Da
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.939261719Z" level=info msg="Loading containers: done."
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.976458179Z" level=info msg="Docker daemon" commit=afacb8b7f0 graphdriver(s)=overlay2 version=19.03.8
Apr 08 10:12:13 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:13.977106164Z" level=info msg="Daemon has completed initialization"
Apr 08 10:12:14 ubuntu-xenial systemd[1]: Started Docker Application Container Engine.
Apr 08 10:12:14 ubuntu-xenial dockerd[4264]: time="2020-04-08T10:12:14.029255318Z" level=info msg="API listen on /var/run/docker.sock"</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2020/04/6.png" alt="Melihat status service docker" class="wp-image-3625" width="498" height="289"/><figcaption>Melihat status service docker</figcaption></figure></div>



<p>Sekian tulisan saya mengenai Cara Menginstall Docker di Ubuntu. Semoga dapat bermanfaat, terimakasih.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mragus.com/cara-menginstall-docker-di-ubuntu/">Cara Menginstall Docker di Ubuntu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mragus.com">Mr Agus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mragus.com/cara-menginstall-docker-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant</title>
		<link>https://mragus.com/mengenal-dan-belajar-apa-itu-vagrant/</link>
					<comments>https://mragus.com/mengenal-dan-belajar-apa-itu-vagrant/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agus Wiji Suhariono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2019 09:08:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Tool]]></category>
		<category><![CDATA[developmenttool]]></category>
		<category><![CDATA[tool]]></category>
		<category><![CDATA[vagrant]]></category>
		<category><![CDATA[virtualmachine]]></category>
		<category><![CDATA[virtualmesin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mragus.com/?p=3460</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr wb, halo para pembaca yang budiman, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu dengan judul tulisan Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant. Bagi yang belum tahu, Vagrant merupakan sebuah aplikasi atau software yang menggunakan teknologi mesin&#46;&#46;&#46;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mragus.com/mengenal-dan-belajar-apa-itu-vagrant/">Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mragus.com">Mr Agus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Assalamualaikum wr wb, halo para pembaca yang budiman, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu dengan judul tulisan Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant. Bagi yang belum tahu, Vagrant merupakan sebuah aplikasi atau software yang menggunakan teknologi mesin vitual sehingga kita bisa membuat lingkungan pengembangan atau development secara portabel.</p>



<p>Seperti yang saya sebutkan diatas, vagrant menggunakan virtual mesin, sehingga untuk menjalankan vagrant dibutuhkan software seperti <a href="https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads">VirtualBox</a> atau <a href="https://www.vmware.com/id.html">Vmware</a>.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag1-1024x488.jpg" alt="Website Resmi Vagrant" class="wp-image-3571" width="541" height="257" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag1-1024x488.jpg 1024w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag1-300x143.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag1-768x366.jpg 768w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag1.jpg 1838w" sizes="(max-width: 541px) 100vw, 541px" /><figcaption>Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant</figcaption></figure></div>



<p>Vagrant memiliki kelebihan antara lain :</p>



<ol><li>Karena sifatnya yang portabel, Vagrant dapat menjalankan lingkungan development pada sistem operasi yang berbeda.</li><li> Kita tidak perlu mengkonfigurasi ulang jika memindah lingkungan development pada PC yang lain.</li></ol>



<p>Selanjutnya akan kita bahas tentang proses instalasi dan cara menggunakan vagrant. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant</h2>



<p>Pada tahap instalasi vagrant ini, teman-teman diharuskan menginstall <a href="https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads">VirtualBox </a>terlebih dahulu. Kemudian kita mendownload file vagrant pada website resminya <a href="https://www.vagrantup.com/downloads.html">disini</a>. Pada pembahasan ini, saya menginstall vagrant pada sistem operasi Windows, jadi teman-teman bisa mendownload aplikasi yang versi windows.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag2-1024x581.jpg" alt="" class="wp-image-3572" width="553" height="313" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag2-1024x581.jpg 1024w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag2-300x170.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag2-768x436.jpg 768w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag2.jpg 1365w" sizes="(max-width: 553px) 100vw, 553px" /><figcaption>Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant</figcaption></figure></div>



<p>Langkah selanjutnya kita mulai tahap instalasi. Klik File instalasi dan tentukan drive dimana kita menginstall vagrant.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag3.jpg" alt="" class="wp-image-3576" width="516" height="404" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag3.jpg 778w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag3-300x234.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag3-768x600.jpg 768w" sizes="(max-width: 516px) 100vw, 516px" /><figcaption>Tahap Instalasi Vagrant</figcaption></figure></div>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag4.jpg" alt="" class="wp-image-3577" width="524" height="409" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag4.jpg 781w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag4-300x235.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag4-768x601.jpg 768w" sizes="(max-width: 524px) 100vw, 524px" /><figcaption> Tahap Instalasi Vagrant </figcaption></figure></div>



<p>Setelah selesai menentukan drive, dilanjutkan untuk memulai proses instalasi.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag5.jpg" alt="" class="wp-image-3578" width="525" height="412" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag5.jpg 777w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag5-300x236.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag5-768x603.jpg 768w" sizes="(max-width: 525px) 100vw, 525px" /><figcaption>Tahap Instalasi Vagrant  </figcaption></figure></div>



<p>Tunggu Proses instalasi vagrant sampai selesai.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag6.jpg" alt="" class="wp-image-3579" width="525" height="410" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag6.jpg 781w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag6-300x235.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag6-768x601.jpg 768w" sizes="(max-width: 525px) 100vw, 525px" /><figcaption>Proses Instalasi Vagrant</figcaption></figure></div>



<p>Seletelah proses instalasi selesai, klik finish untuk selesai.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag7.jpg" alt="" class="wp-image-3581" width="519" height="405"/><figcaption>Proses Instalasi Vagrant</figcaption></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading">Menggunakan Vagrant Box</h2>



<p>Setelah proses instalasi selesai, kita mencoba menggunakan vagrant box. Vagrant box merupakan lingkungan development yang berisi sistem operasi dan beberapa software yang dibutuhkan dalam proses pengembangan. Berikut adalah beberapa daftar Vagrant box yang bisa kita lihat pada situs resminya <a href="https://app.vagrantup.com/boxes/search">disini</a>.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag8-1024x537.jpg" alt="" class="wp-image-3582" width="554" height="291" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag8-1024x537.jpg 1024w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag8-300x157.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag8-768x403.jpg 768w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag8.jpg 1860w" sizes="(max-width: 554px) 100vw, 554px" /><figcaption>Vagrant Box</figcaption></figure></div>



<p>Bisa kita lihat diatas, terdapat banyak vagrant box dengan berbagai macam variasi lingkungan development seperti Sistem Operasi Ubuntu, Centos, Windows dan sebagainya. Pada tutorial ini saya menggunakan vagrant box <a href="https://app.vagrantup.com/ubuntu/boxes/xenial64">Ubuntu Xenial 64</a>.</p>



<p>Untuk Menggunakan box ini terdapat beberapa langkah yang harus kita jalankan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag9-1024x528.jpg" alt="" class="wp-image-3584" width="539" height="278" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag9-1024x528.jpg 1024w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag9-300x155.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag9-768x396.jpg 768w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag9.jpg 1891w" sizes="(max-width: 539px) 100vw, 539px" /><figcaption>Ubuntu Xenial 64</figcaption></figure></div>



<p>Pertama-tama saya membuat folder Ubuntu 16.04 (nama folder bebas hanya untuk identitas). Kemudian saya masuk pada folder tersebut dan menjalankan Git Bash (terminal/ console ), yang belum tahu cara menginstall git bash, bisa dilihat pada <a href="https://mragus.com/pengertian-dan-fungsi-git/">link berikut</a>. Kemudian masukkan perintah berikut.</p>



<pre class="wp-block-preformatted"><code>vagrant init ubuntu/xenial64</code> </pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag10-1024x577.jpg" alt="Menginstall Vagrant Box" class="wp-image-3585" width="590" height="331"/><figcaption>Menginstall Vagrant Box</figcaption></figure></div>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag11-1024x512.jpg" alt="" class="wp-image-3588" width="590" height="296" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag11-1024x512.jpg 1024w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag11-300x150.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag11-768x384.jpg 768w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag11.jpg 1567w" sizes="(max-width: 590px) 100vw, 590px" /><figcaption>Menginstall Vagrant Box</figcaption></figure></div>



<p>Kemudian File konfigurasi Vagrant akan terbuat secara otomatis. Pada tutorial yang berikutnya akan kita bahas lebih lanjut tentang cara mengkonfigurasi vagrant.</p>



<p>Setelah inisiasi dan vagrant box berasil di download, langkah selanjutnya adalah menyalakan vagrant box. Perintahnya adalah sebagai berikut.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">vagrant up</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag14.jpg" alt="" class="wp-image-3591" width="570" height="335" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag14.jpg 909w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag14-300x177.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag14-768x452.jpg 768w" sizes="(max-width: 570px) 100vw, 570px" /><figcaption>Download Vagrant Box</figcaption></figure></div>



<p>Setelah Vagrant box running/ menyala, kita bisa menggunakan ssh untuk masuk ke vagrant box dengan perintah sebagai berikut.</p>



<pre class="wp-block-preformatted">vagrant ssh</pre>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" loading="lazy" src="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag15.jpg" alt="" class="wp-image-3592" width="567" height="328" srcset="https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag15.jpg 914w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag15-300x174.jpg 300w, https://mragus.com/wp-content/uploads/2019/01/vag15-768x445.jpg 768w" sizes="(max-width: 567px) 100vw, 567px" /><figcaption>Vagrant SSH</figcaption></figure></div>



<p>Jika tampilan pada terminal/ console anda seperti diatas, artinya Vagrant Box telah berhasil terinstall.</p>



<p>Sekian Tutorial dan Pembahasan tentang aplikasi Vagrant ini, semoga dapat bermanfaat. Jika ada pertanyaan, silahkan masukkan komentar dibawah.</p>



<p>Terimakasih.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://mragus.com/mengenal-dan-belajar-apa-itu-vagrant/">Mengenal dan Belajar apa itu Vagrant</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://mragus.com">Mr Agus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mragus.com/mengenal-dan-belajar-apa-itu-vagrant/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
